5 Fakta Unik Tentang Sate, Kuliner Khas Indonesia yang Mendunia

oleh

5 Fakta Unik Tentang Sate, Kuliner Khas Indonesia yang Mendunia – Sate adalah salah satu kuliner yang sangat mudah ditemukan di seluruh Indonesia. Makanan khas nusantara ini mudah ditemukan mulai dari warung kaki lima sampai di restoran berbintang lima.

Selain itu jenisnya pun banyak, misal seperti sate klathak yang daging satenya ditusuk dengan jeruji roda. Jenis sate saat ini sangat beragam, mulai dari yang paling popluer sampai yang masih sangat asing di lidah. Umumnya pedagang sate banyak ditemukan di pulau Jawa.

5 Fakta Unik Tentang Sate, Kuliner Khas Indonesia yang Mendunia
Sumber Google Images

Apakah pernah terpikirkan olehmu darimana sih asal muasal sate? berapa banyak jenisnya? lalu bagaimana perkembangannya? Tentu masih ada yang bingung kan menjawab pertanyaan pertanyaan tadi. Padahal banyak hal menarik yang bisa kamu dapatkan dari makanan sate ini. Bahkan sate ini salah satu masakan Indonesia yang mendunia.

Nah berikut ini adalah 5 Fakta Menarik Tentang Sate, Kuliner Khas Indonesia yang Mendunia

1. Asal Usul yang Masih Misterius
Berdasarkan sejarah yang ada, sate sudah populer sejak abad ke-19 di pulau jawa. Tapi belum ada yang dapat menemukan tepatnya darimana asal usul terciptanya makanan sate ini. Kebanyakan hanya yakin beberapa versi cerita mengenai asal muasalnya.

Ada cerita yang mengatakan bahwa sate terinspirasi dari makananTimur Tengah yang umumnya mengkonsumsi daging. Selain itu ada pula yang berspekulasi bahwa sate berasal dari Tiongkok, tapi teori ini masih diragukan. Sebagian lainnya ada yang berpendapat sate dibawa oleh penjajah Jepang.

2. Sukses Mendunia sebagai Makanan Khas Indonesia
Pesona sate menyebar dari Jawa hingga ke nusantara. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya jenis sate yang bermunculan di setiap daerah. Kamu bisa menemukan sate di setiap daerah dengan bahan, cara masak yang berbeda. Hanya satu hal yang sama yaitu daging yang ditusuk dengan lidi, bumbu atau jeruji besi.

Ketenaran sate meluas hingga ke negara lain. Perpindahan sejumlah penduduk Indonesia ke beberapa negara turut membawa reseep masakan khas nusantara ini. Pada abad 19, sate juga telah masuk ke Afrika dan dikenal dengan nama ‘sosatie’, sedangkan di belanda sate dikenal dengan nama “rijsttafel“.